Popular Posts

Blogger templates

UNIVERSITAS JAMBI

Blogger news

Kimia Organik Sintesis

Blogroll

About

Haii....Terimakasih telah berkunjung di Blog saya. Nama Saya Seven David Siringo Ringo, saya berasal dari mesuji Lampung dan Sekarang saya lagi disibukan dengan kuliah saya di Universitas Jambi Jurusan Kimia Murni. Sekian perkenal singkat dari saya, Semoga blog ini bisa membantu anda
Diberdayakan oleh Blogger.

Multimedia Updates

BLOG ARCHIVE

2016(1) april

Blogroll

Video

About

Google Chemistry

Popular Posts

Popular Posts

Minggu, 22 Mei 2016

Berikut adalah mekanisme reaksi sintesis senyawa mitomycin berdasarkan pendekatan khisi-nya yang meliputi beberapa tahapan, yaitu :
A.   Pembentukan senyawa intermediet aromatik
              
   
Berdasarkan gambar diatas, dapat dijabarkan mekanisme reaksinya, yaitu sebagai berikut : 
  • Tahap I   
    Pada tahap ini, TiClbertindak sebagai katalis asam (karna mengikat 4 Cl) dan dikloro metoksimetana sebagai reagennya. Gugus metoksi pada senyawa orto-diklorotoluena merupakan pengarah orto-para sehingga substituen dikloro metoksi metana akan tersubstitusi pada posisi orto. Selanjutnya Cl akan lepas karna adanya katalis TiCl4 sehingga menyebabkan O menjadi rangkap dan akan mendesak metil lepas dan terbentuk aldehid.
  • Tahap II

Pada tahap ini digunakan reagen mCPBA (metacloroperoksibenzoit acid) yang merupakan reagen yang mudah menjadi radikal seperti pada gambar dibawah ini :                                                 
    
        Karna berikatan dengan suatu radikal, sehingga menyebabkan senyawa yang terbentuk  menjadi radikal pula, seperti pada gambar berikut ini :
               
Setelah itu radikal-radikal tersebut akan bereaksi membentuk senyawa berikut ini :
                 
  • Tahap III
                 
Pada tahap ini, terjadi 3 step yaitu yang pertama menggunakan reagen NaOMe, yang kedua menggunakan reagen MeOH yang menghasilkan senyawa ester dan yang ketiga menggunakan air untuk menghidrolisis ester dan menghasilkan gugus hidroksi atau senyawa orto-dimetoksi meta-hidroksi toluene.